Stay in The know

Skincare

Area Kewanitaan Tetap Segar Dengan Perawatan Skin Care

Area Kewanitaan Tetap Segar Dengan Perawatan Skin Care

Kondisi kulit vagina mempengaruhi kesehatannya.


Kulit merupakan organ pelindung tubuh yang rentan terkontaminasi oleh residu negatif. Karenanya, melakukan perawatan kulit bukan sekadar meningkatkan penampilan tetapi juga kesehatan. Namun seringkali perempuan melupakan area yang lebih penting dan cenderung hanya memerhatikan kulit wajah. Sadarilah bahwa kebiasaan tersebut sepatutnya diterapkan pada seluruh bagian kulit, termasuk area kewanitaan. 


Bagian kulit vagina memiliki keseimbangan pH yang bereda. Produksi keringat yang terjadi pada area tersebut dihasilkan oleh kelenjar apokrin, yang juga ditemukan pada ketiak. Namun bila produksi keringat terjadi secara berlebih, keseimbangan pH akan mengalami perubahan dan menjadi penyebab masalah kewanitaan. Tidak mengejutkan bila mulai bermunculan produk intimate skin care, yang meminimalkan produksi keringat agar tetap segar sepanjang hari. 


Gunvor Ekman-Orderberg, seorang profesor ilmu ginekologi di Institut Karolinska, Swedia menjelaskan bahwa Anda harus memerhatikan kandungan pH dalam produk intimate skin care. Melansir dari StyleCaster.com, Dokter Orderberg menganjurkan untuk memilih kandungan pH 5 dan hypoallergenic. 


Hindari penggunaan sabun biasa untuk area kewanitaan karena kandungan pH yang cenderung jauh berbeda. Beberapa merek seperti DeoDoc dan SASS menghadirkan produk spray mist yang berfungsi menyegarkan sekaligus melindungi kulit vagina dari bakteri.


(Kissy Aprilia, foto: pxhere.com)

You Might Also LIke