Stay in The know

Skincare

Rutinitas Perawatan Wajah Yang Tepat Sesuai Dengan Usia Anda

Rutinitas Perawatan Wajah Yang Tepat Sesuai Dengan Usia Anda


Kulit wajah tidak selalu memiliki kondisi yang sama setiap waktunya. Semakin bertambahnya usia Anda, kulit wajah pun berisiko semakin kering, menipis, dan juga lebih sensitif. Karena itulah perawatan kulit yang dilakukan tak hanya mengikuti jenis kulit wajah saja. Usia Anda pun turut menentukan rutinitas perawatan yang seharusnya dilakukan. 

Bila Anda hanya terbiasa melakukan perawatan dasar, seperti membersihkan dan melembapkan wajah, Anda harus menambahkan jenis perawatan lainnya pada 5–10 tahun mendatang. 

Sebagai contoh, jika Glitzy ingin menghindari garis-garis halus atau pun flek hitam pada wajah, Anda tak boleh melewatkan perawatan anti-aging sebagai pencegahan awal. Lalu, bagaimana perawatan yang tepat dan sesuai dengan usia Anda? Simak tip lebih lengkapnya berikut ini.


Usia 20-an

Bila Anda memiliki jenis kulit normal di saat remaja, tidak menutup kemungkinan jika jerawat ataupun minyak mulai timbul di usia 20-an. Jadikan kegiatan membersihkan wajah setiap pagi dan sebelum tidur sebagai rutinitas wajib yang tak boleh ketinggalan. Untuk menghindari dehidrasi kulit, gunakan selalu moisturizer atau krim pagi-malam, juga sunscreen untuk melawan radiasi paparan sinar matahari. 

Memasuki usia di atas 25 tahun, proses regenerasi yang dilakukan kulit secara alami mulai melambat. Lakukan eksfoliasi ekstra setiap 1-2 minggu sekali untuk mengangkat sel-sel kulit mati yang menumpuk. Masukkan pula eye-cream dan serum ke dalam daftar produk perawatan wajah Anda sebagai langkah pencegahan penuaan dini.


Usia 30-an

Pada usia ini proses metabolisme kulit lambat laun mulai menurun. Berkurangnya produksi kolagen menyebabkan tingkat elastisitas pada kulit juga menurun. Akibatnya timbul tanda-tanda penuaan kulit seperti garis halus, kerutan, bahkan flek hitam pada wajah. Untuk mencegah hal tersebut Anda disarankan untuk tidak meninggalkan rutinitas yang dilakukan pada usia 20-an tadi, namun Anda dapat mengubahnya dengan rangkaian produk anti-aging.

Sesuai dengan namanya, produk anti-aging berfungsi untuk melawan tanda-tanda penuaan yang timbul seiring dengan bertambahnya usia. Ahli dermatologi asal Amerika, Dr. Cynthia Bailey, menyarankan untuk memilih produk anti-aging yang mengandung banyak kolagen, anti-oksidan, juga formula pencerah kulit. Maksimalkan pula penggunaan sunscreen, sebab radiasi sinar matahari memiliki pengaruh terbesar dalam menimbulkan tanda-tanda penuaan kulit. 


Usia 40-an

Memasuki usia kepala empat, tanda-tanda penuaan pada wajah semakin terlihat jelas. Tanpa Anda sadari, perubahan hormon serta efek dari menopause dapat terlihat sejak 5–10 tahun sebelum siklus menstruasi berakhir. Menurut dermatologi dari Sri Balaji Action Medical Institute, Dr. Nipun Jain, hormon esterogen dan progesterone menyebabkan kurangnya kolagen yang menyebabkan elastin dan komponen penting kulit lainnya menjadi tidak stabil. Hal inilah yang membuat kulit menjadi tipis, kering, serta dampak negatif lainnya. 

Untuk mencegah hal tersebut di atas terjadi, Glitzy perlu melakukan perawatan kulit yang lebih intensif. Pilih produk anti-aging yang mengandung bahan konsentrat lebih tinggi atau bila perlu kunjungi dokter ahli kulit dan kencantikan yang lebih mengetahui kebutuhan jenis kulit Anda. Tak hanya itu, Anda juga harus banyak mengonsumsi buah, sayur, dan air putih untuk kulit yang lebih sehat dan segar. 

(Kissy Aprilia, Images: Corbis)

You Might Also LIke