×

Stay in The know

Trends

7 Koleksi Busana Memukau dari Paris Fall Couture 2016 Yang Memanjakan Mata

7 Koleksi Busana Memukau dari Paris Fall Couture 2016 Yang Memanjakan Mata
Anggia Hapsari

Sat, 9 July 2016 at 21.00

Imajinasi dan kreativitas melebur menjadi satu pada karya para desainer ternama di Paris Fall Couture 2016.

Paris kembali menggaungkan kreativitas dari para desainer dan rumah mode dunia melalui peragaan busana Fall Haute Couture 2016. Koleksi adi busana yang dibawakan para model bukan hanya berbalut keindahan semata, namun banyak 'kerja keras' dari tangan dan kreativitas para pembuat pola, penjahit, dan pengrajin. Inilah yang menjadi daya tarik lebih dari setiap koleksi yang hadir. Tujuh di antaranya adalah sebagai berikut...

  

Chanel


Kali ini Chanel memperlihatkan bagaimana suasana kerja dan produksi dalam sebuah rumah mode sebagai latar belakang peragaan busananya. Chanel menjagokan detail tiga dimensi dalam setiap koleksi yang didominasi tailored cutting bergaya minimalis. Selain itu Karl Lagerfeld, sang desainer, juga mengusung detail bordir floriform, overlapping paillettes, serta penambahan embellishment batu emerald dan ruby yang membuat koleksinya semakin 'kaya'. 



Elie Saab


"New York, New York" menjadi tema yang diusung oleh Elie Saab kali ini. Hadir dengan palet warna gelap, Saab masih tetap mengedepankan jiwa sophisticated seorang wanita. Detail aplikasi serta bordir 3D pada bahan chantilly lace dan bahan silk, mampu menimbulkan decak kagum para pencinta mode yang hadir di peragaan busananya. Saab juga menghadirkan busana anak yang diduplikasi dari desain busana sang ibu. Jika sudah seperti ini, wanita mana yang tak ingin mengenakan busananya?



Atelier Versace


“This collection is different for me. I put a lot of attention on draping, and less on embroideries and super-sexy,” ujar sang desainer, Donatella Versace, di balik panggung. Di tangan Versace, wanita akan tampil begitu seksi, mewah, dan berkelas. Banyak mengolah teknik drapping, Versace juga berhasil memadukan dua hingga tiga warna vibrant yang memesona dalam satu item busana. Smart and excellent! 



Victor & Rolf


Viktor Horsting and Rolf Snoeren melakukan transformasi mengejutkan dari koleksi lama menjadi koleksi baru yang dramatis. Dengan begitu hebatnya, Viktor & Rolf mengreasikan sisa-sisa kain yang dikolaborasikan dengan material tulle dan hand-woven, menjadi detail yang memukau. Inilah yang menjadi kekuatan dari koleksinya yang justru tidak mengandalkan kemewahan melalui payet, kristal, maupun sequins. Luar biasa!



Fendi


Menandai 50 tahun eksistensi Karl Lagerfeld di Fendi, rumah mode Italia ini menyewa pesawat khusus untuk menerbangkan para tamu undangan ke Roma, tepatnya di Trevi Fountain of La Dolce Vita, untuk melihat langsung pagelaran busana Fall Couture 2016. Inspirasi koleksinya berasal dari buku East of the Sun and West of the Moon di tahun 1914, di mana Fendi menggandeng ilustrator Kay Nielsen. Hasilnya 46 koleksi busana yang begitu menawan, fantastis, dan cantik hadir untuk para pencinta mode. 



Schiaparelli


Bertrand Guyon, Creative Director Schiaparelli yang baru mendaur ulang koleksi "Circus Show" yang diluncurkan oleh Schiaparelli pada musim panas tahun 1938 silam. Guyon banyak memainkan detail dan ilustrasi eksentrik yang dimunculkan melalui gaun panjang, tailored suit, dan jaket. Pemilihan warna yang cenderung gelap dan netral banyak dieksplorasi Guyon dengan menyempilkan 'statement' pada bagian bahu busana. 



Giambattista Valli


Valli ingin tampil romantis dengan mengadaptasi gaya wanita zaman Victorian dan Romawi Kuno. Permainan material transparan dari chiffon dan silk, detail bunga-bunga tiga dimensi, hingga penambahan detail frills dan ruffles menguatkan kesan feminin dari sosok wanita. Yang menarik, Valli mengimplementasikan bentuk lengan yang bervariasi, membuat setiap koleksinya memiliki sentuhan berbeda.  


(Saskia Damanik)

You Might Also LIke