Stay in The know

Hotspot & Travel

Ingin Liburan Lebih Menyenangkan? Ikuti Trik Perencanaanya Di Sini

Ingin Liburan Lebih Menyenangkan? Ikuti Trik Perencanaanya Di Sini


Glitz Media teringat kala berbincang dengan Yunaidi Joepoet yang memberikan tip untuk solo traveling. (BACA: BERENCANA MELAKUKAN SOLO TRAVELING? SIMAK TIP DARI TRAVELER SEJATI BERIKUT INI). Dalam pembicaraan tersebut, pria yang akrab dipanggil Yudi itu menyampaikan bahwa setiap perjalanan—sendiri atau tidak—membutuhkan perencanaan yang matang. Ini dilakukan agar Anda  tak mengalami over budget dan menghindari waktu kosong.

Didasari dari obrolan saat itu, Glitz Media sadar kalau kadangkala terjadi penyesalan usai berpergian. “Coba saja saat liburan kemarin saya mampir ke lokasi itu,” atau “Duh, banyak banget pengeluaran pada liburan lalu.” Nah, untuk menghindari hal-hal tersebut, Anda perlu merencanakan perjalanan secara mendetail. Bagaimana caranya? Read this article ‘till the last word, Glitzy.


Spesifikasikan Tujuan Anda

Maybe you planned to visit Bali—but Bali is not just Bali. There are a lot of destinations to be visited. Jadi, rencanakan lokasi-lokasi mana saja yang Anda ingin kunjungi. Tak usah memikirkan perencanaan waktu terlebih dahulu. Put it into the list randomly. Baiknya, Anda fokuskan dulu ingin melakukan wisata apa—wisata sejarah, kuliner, atau alam—agar diri lebih siap. 


Tentukan Lokasi Penginapan

Biasakan booking penginapan Anda sebelum berlibur. Bukan hanya mencari harga yang bersahabat, namun lokasi tak kalah penting untuk diprioritaskan. Hal ini baik untuk mempersingkat waktu sehingga lebih banyak kegiatan yang dapat Anda lakukan. Cari tempat penginapan yang dekat dengan keramaian sehingga Anda tak akan kesulitan jika ingin mencari akses transportasi atau makanan saat lapar dan enggan makan di hotel.


Perencanaan Waktu

How long will you stay? Tulis waktu mendarat Anda dan perkirakan semua waktu yang Anda butuhkan. Jam berapa Anda tiba, lama perjalanan dari bandara ke penginapan, waktu istirahat sejenak pasca check in, dan lain-lain. Sesuaikan perencanaan waktu dengan tujuan wisata sesuai poin pertama di atas tadi. 

Perkirakan jarak dan waktu yang dibutuhkan untuk sampai di tempat tersebut serta waktu yang akan Anda habiskan di lokasi tersebut. Dengan menjabarkan secara detail, Anda akan lebih disiplin terhadap waktu sehingga banyak lokasi yang bisa Anda kunjungi saat liburan. Lakukan penjadwalan ini hingga hari terakhir liburan. Jika waktu tak cukup untuk mengunjungi semua lokasi yang diinginkan, setidaknya Anda bisa memutuskan lokasi mana yang perlu dikorbankan, kan?


Transportasi

Tentukan transportasi apa yang akan Anda gunakan selama berlibur. Jika Anda ingin lakukan penyewaan, booking terlebih dahulu. Cari referensinya di internet untuk mendapatkan pelayanan dan kondisi kendaraan yang baik. Perhatikan syarat dan ketentuan—serta testimoni—dari para pelanggannya. 

Jika Anda memilih untuk menggunakan transportasi umum, cari dengan detail transportasi apa yang dapat mengantarkan Anda hingga ke lokasi tujuan. Di mana Anda dapat mengaksesnya, serta budget yang dibutuhkan untuk naik transportasi tersebut. Jangan lupa untuk selalu memasukkan biaya tak terduga, ya.


Pengeluaran

Tuliskan perencanaan pengeluaran hingga budget untuk makan dan oleh-oleh. Dengan melakukan perencanaan keuangan yang matang, Anda tak perlu takut over budget. Jangan lupa untuk selalu membawa uang cash dalam perjalanan. Jika waktu berpergian cukup lama, jadwalkan kapan Anda perlu ke ATM. Jangan membawa seluruh budget Anda di dalam dompet, karena hal ini akan membuat Anda melakukan pemborosan—kecuali jika lokasi liburan tidak memiliki fasilitas ATM.

Memang banyak yang masih beranggapan jika terlalu merencanakan liburan akan menyulitkan, ribet, dan tidak fleksibel. Padahal, perencanaan yang matang akan membuat liburan jadi maksimal, lebih efisien—waktu dan dana—sehingga Anda akan menerima kepuasan yang tak setengah-setengah.

(Shilla Dipo, Images: Corbis, Pixabay)

You Might Also LIke