Stay in The know

Hotspot & Travel

Tak Hanya Pesona Alam Bawah Lautnya, Kepulauan Alor Menyimpan Banyak Kejutan

Tak Hanya Pesona Alam Bawah Lautnya, Kepulauan Alor Menyimpan Banyak Kejutan

Anda dapat melakukan wisata alam hingga sejarah dan budaya di kepulauan Alor.

Menjelahi negeri tercinta ini memang tak ada habisnya dan dijamin Anda pun akan berdecak kagum setipa kali melihat keindahan alamnya. Jika Amerika Tengah memiliki Kepulauan Karibia yang digadang-gadang memiliki taman laut terindah di dunia, Indonesia juga memiliki keindahan yang tak kalah memesona. Terbangkan diri ke Kepulauan Alor, Nusa Tenggara Timur. Anda akan melihat pemadangan indah dan luar biasa. So amazing!


Kepulauan Alor yang berada tepat di Selat Pantar telah menjadi pusat perhatian para wisatawan baik dalam maupun luar negeri. Sebelum menyelam ke dalam lautan, Anda sudah dibuat kagum dengan kejernihan air lautnya. Sanking jernihnya, Anda dapat melihat susunan karang di dalam air yang sangat indah. Oke, kini saatnya mengintip lebih jauh—kepukauan Anda pasti semakin menjadi-jadi.


Alam baharinya yang indah dan langka membuat banyak penyelam internasional datang untuk membuktikan keindahan bawah laut Alor. Anda akan dimanjakan dengan warna-warni batu karang dan ikan yang hidup di dalamnya. 

Jika Anda ingin melakukan diving, Alor adalah tempatnya. Terdapat 18 titik diving (yang disebut  “Baruna's Dive Sites at Alor”) yang wajib Anda kunjungi, dan salah satunya Shark Close. Tenang, Anda tidak perlu khawatir dengan hiu-hiu yang ada di sana. Pasalnya, hiu-hiu di titik selam ini sudah bersahabat dengan keberadaan divers. Menyelam ditemani kawanan hiu akan menjadi kesenangan tersendiri untuk Anda.


Setelah menyelam, saatnya menikmati keindahan Alor dari atas. Ya, di sini Anda bisa mendaki Gunung Delaki Sirung di Pulau Pantar dan Gunung Koya-Koya di Pulau Alor. Dari atas, Anda dapat menyaksikan fenomena geologi vulkanik di Desa Air Panas dan Air Terjun di Pulau Pantar, serta taman wisata alam Tuti Adagae di Pulau Alor.

Selesai? Tentu belum. Masih banyak titik wisata yang perlu Anda datangi saat berada di Alor. Di sini, Anda bisa melakukan wisata sejarah dengan melihat Al-Qur’an tua yang terbuat dari kulit. Katanya, kitab suci agama Islam ini ditulis menggunakan ramuan tradisional. Diperkirakan, usia Al-Qur’an ini sudah mencapai 800 tahun lamanya. 


Selain itu, Alor juga memiliki  Kampung Takpala, sebuah desa tradisional yang dihuni oleh suku Abui. Jika Anda datang ke sana, jangan kaget apabila mereka mempertontonkan atraksi budayanya. Inilah cara mereka menyambut para pelancong dari berbagai daerah dan negara lain. Tak heran jika keramahan Kampung Takpala tersiar hingga mancanegara.

Setelah menjelajahi kepulauan Alor yang penuh kejutan, jangan lupa untuk mengunjungi Hutan Nostalgia yang memiliki ranch mini peternakan rusa. Di hutan ini, Anda juga dapat menanam pohon yang diberi nama Anda sehingga menjadi tanda bahwa Anda pernah mengunjungi Alor.


Jika Anda tertarik berlibur ke pulau Alor, Anda bisa menggunakan pesawat terbang menuju ke Kupang yang ditempuh dalam waktu 4 jam. Lalu, penerbangan disambung lagi dengan pesawat kecil menuju Bandara mali dalam waktu 1 jam. Tiba di Bandara Mali (pulau Alor), Anda bisa menuju Kota Kalabahi menggunakan mobil atau pun motor.

(Shilla Dipo, Images: Berbagai sumber)

You Might Also LIke