Stay in The know

Sex & Love

5 Poin Yang Penting Dilakukan Untuk Menjalin Hubungan Serius Bersama Pasangan

5 Poin Yang Penting Dilakukan Untuk Menjalin Hubungan Serius Bersama Pasangan


Di usia sekarang, tentu Anda sudah tidak lagi ingin menjalin hubungan percintaan asal jalan. Melangkah ke jenjang yang lebih serius sudah pasti menjadi salah satu target Anda. Kalau bisa, ini adalah hubungan terakhir Anda. 

Namun, keseriusan Anda belum teruji jika menjalani hubungan pacaran tanpa 5 hal berikut ini. Sudah sering Anda dengar, tapi sayangnya belum juga Anda sadari dan lakukan. Glitz Media ingatkan kembali kepada Anda, agar hubungan bersama pasangan lebih mantap.


Komunikasi

Terdengar simpel kan, Glitzy? Namun saat menjalani hubungan dewasa, urusan komunikasi justru seringkali menjadi pemicu masalah. Rutinitas dan kesibukkan masing-masing seringkali menjadi alasan berkurangnya komunikasi dengan pasangan. Padahal, komunikasi akan membantu Anda untuk mengurangi prasangka buruk dan tentunya saling mengingatkan bahwa Anda sudah ada yang memiliki. Usahakan untuk tetap menceritakan keseharian Anda sebagai sarana tukar pikiran agar Anda dan pasangan tidak dijaraki oleh rutinitas.


Kejujuran

Masalah bicara jujur bukan hanya sekedar Anda pergi bersama siapa, loh. Namun lebih kepada apa yang Anda rasakan. Jangan takut untuk menyakiti hatinya. Di usia yang terbilang matang, seharusnya Anda bisa mempercayai pasangan sebagai orang yang paling mengerti dan tahu Anda. 

Jika tak berani jujur, artinya Anda belum merasa cukup nyaman dengan pasangan. Jangan sampai pasangan yang seharusnya paling mengerti Anda justru hanya mengenal image yang Anda bangun di depannya saja. Ingat, saat menikah, pasangan Anda tak hanya menjadi kekasih, namun juga teman, sahabat, pemimpin, dan partner hidup Anda.


Kepercayaan

Sudah bukan saatnya lagi Anda menghujamnya dengan beribu prasangka. Tanamkan kepercayaan Anda untuknya. Percaya atau tidak, semakin kita mempercayainya, kemungkinan pasangan untuk berulah negatif menjadi lebih sedikit—bahkan tidak ada. Hanya saja Anda harus ingat, rasa percaya bukan berarti buta olehnya. Jika Anda mencium kecurigaan dengan bukti, tanyakan saja padanya tanpa terkesan menuduh. Jika pasangan bersalah, tentu ia tak ragu minta maaf. Urusan kepercayaan mengharuskan Anda memiliki insting. Jika ada kecurigaan berlebih, cari tahu dulu kebenarannya. Tetap tenang dan gunakan logika Anda agar emosi tidak meledak.


Komitmen

Komitmen itu seperti janji. Janji pada diri sendiri menjadikan pasangan sebagai teman hidup selamanya. Pastikan Anda dan pasangan memiliki komitmen yang sama. Jadi, jika terjadi perselisihan, Anda berdua dapat saling mengingatkan komitmen yang pernah dibuat. Ini dapat meredam kemarahan dan memudahkan upaya damai. Jangan segan untuk membicarakan komitmen masing-masing jika Anda ingin memiliki hubungan serius dengan pasangan.


Menerima dan Memahami

Tak mudah memang menyatukan dua pribadi dalam sebuah hubungan, apalagi jika Anda dan pasangan memiliki sifat yang cukup frontal. Saling memahami dan menerima pasangan apa adanya adalah solusi terbaik menjaga hubungan tetap aman. Cobalah untuk selalu berpikir tentang kelebihan pasangan, ketika kelemahannya membuat Anda emosi. Sikap saling menerima kekurangan masing-masing akan berujung pada rasa saling melengkapi dan membutuhkan.  


Cukup sederhana. Namun, kelima dasar akan menjadi pondasi hubungan Anda dan pasangan—khususnya yang ingin serius melangkah ke pernikahan. Coba ingat kembali, apakah Anda dan pasangan sudah atau masih memegang kelima prinsip dasar ini?

(Shilla Dipo/Saskia Damanik, Image: Corbis)

You Might Also LIke