Stay in The know

What's New

Lorem ipsum dolor sit amet, te iuvaret meliore mei, pro id dicit munerer

Lorem ipsum dolor sit amet, te iuvaret meliore mei, pro id dicit munerer

Kemarin malam, bertempat di bioskop XXI Gandaria City, GLITZMEDIA.CO bersama dengan rekan-rekan media lain mendapat kesempatan untuk menyaksikan film The Meg untuk pertama kalinya. Saat film dimulai, scoring music yang terdengar begitu menegangkan, seperti dalam film Jurassic Park atau film-film bertema sejarah zaman purba lainnya. Meski begitu, tidak semua adegan selalu diisi dengan musik, terutama saat adegan-adegan di bawah laut. Adegan di dalam laut beberapa kali hanya dihiasi dengan suara riak air, sehingga keheningan yang memang terjadi di bawah laut begitu terasa yang menimbulkan ketegangan di barisan penonton.

Teknik CGI yang ditampilkan oleh sutradara Jon Turteltaub begitu halus sehingga membuat karakter megalodon, paus, dan hewan laut lainnya benar-benar terlihat nyata. Detail-detail seperti susunan gigi, gerakan insang, bagaimana megalodon berenang, semuanya terlihat sempurna. Mana One Research Station yang berada di bawah laut, membuat tim CGI berusaha sesempurna mungkin dalam menggambarkan keadaan di bawah laut. Sehingga, ketegangan yang terasa bisa sejalan dengan kesejukan di mata saat melihat keindahan laut lewat warna dan para biotanya.


You Might Also LIke