Stay in The know

Me & Mind

Ternyata, Kata-Kata Puitis Bisa Bermanfaat Bagi Kesehatan Mental Seseorang

Ternyata, Kata-Kata Puitis Bisa Bermanfaat Bagi Kesehatan Mental Seseorang

Ini dia manfaat di balik menulis puisi untuk kesehatan mental Anda...

“Resah di dadamu, dan rahasia yang menanti di jantung puisi ini. 
Dipisah kata-kata begitu pula rindu. 
Lihat tanda tanya itu. 
Jurang antara kebodohan dan keinginanku memilikimu sekali lagi.” – Aan Mansyur.

Mungkinkah Anda familiar dengan puisi di atas? Puisi karya Aan Mansyur tersebut akan terdengar jelas dalam film Ada Apa Dengan Cinta 2—dan diyakini akan populer setelah pemutaran filmnya. 

Selain menyentuh hati, ternyata susunan kata demi kata, kalimat demi kalimat yang kemudian tersulap menjadi puisi ini, dapat memberikan peningkatan pada kesehatan mental. Hal tersebut dibuktikan oleh banyak penelitian. Berikut adalah rangkuman GLITZMEDIA.CO terkait manfaat puisi bagi kesehatan mental Anda.


Mengekspresikan Diri

Dimuat dalam situs Psychologytoday.com, banyak pengajar yang mulai membiasakan murid didiknya untuk membaca puisi guna mengekspresikan diri—ini mengingatkan kita pada zaman sekolah dasar dulu. Ternyata, puisi merupakan sarana yang sama baiknya dengan musik, lukisan, serta bentuk seni lainnya untuk membantu seseorang menjadi dirinya sendiri. 

Situs tersebut pun menjelaskan jika menulis puisi dapat meningkatkan kesehatan mental, sehingga sering digunakan sebagai bagian dari mental health treatment. Salah satu asosiasi yang menggunakannya adalah The Natinal Association for Poetry Theraphy (NAPT) yang sudah menggunakan puisi sebagai media yang dapat menyehatkan mental.


Refleksi Diri

“A good poem gives us the words for what we feel, and rescues us from the inarticulate,” ungkap Ben Wilkonson, pemenang Poetry Business Competion sekaligus seseorang yang pernah keluar dari rasa depresi karena menulis puisi. Melalui situs Mind.org.uk, ia bercerita pernah mengalami depresi di tahun 2012. Untuk melupakan masalahnya, ia pun memilih untuk rutin berolahraga—lari. 

Meskipun sempat merasa lebih baik awalnya, namun hal ini ternyata tak berlangsung lama. Ia merasa tetap ada bagian yang hilang dari dirinya hingga Wilkonson pun memutuskan untuk menuliskannya menjadi puisi. “I needed poetry to help fully explain things—both to myself and, I hoped, to others,” ungkapnya.




Pemahaman Diri

Tanpa disadari, menulis puisi membantu Anda untuk berkomunikasi dengan diri sendiri. Budi Eryanto, seorang Executive Leadership Coach, pernah menyampaikan bahwa solusi dari setiap persoalan yang dihadapi oleh seseorang terletak di dalam dirinya. Namun, banyak orang yang tidak menyadari hal tersebut karena pikiran negatif di dalam dirinya. Mereka cenderung tidak mengetahui apa yang sebenarnya mereka inginkan dan butuhkan. Nah, bagi GLITZMEDIA.CO yang sudah mencobanya, puisi memang dapat membantu Anda akan pemahaman diri sehingga lebih mudah menemukan solusi.


Mengusir Rasa Sedih

Linda Wasmer Andrews, penulis sekaligus ibu yang pernah mengalami keguguran, mengatakan jika puisi membantunya bangkit paska kehilangan janinnya. “Although I didn't realize it at the time, I was instinctively practicing poetry self-therapy as a means of helping myself grieve,” tulisnya dalam situs Psychologytoday.com. “Like narrative writing, poetry writing can help reframe thoughts about a challenging or unsettling experience, especially when multiple poems explore the same theme from different angles,” lanjutnya.


Meredakan Emosi

Lea Tufford, murid S3 di University of Toronto, menuliskan di dalam Journal of Poetry Therapy, bahwa menuliskan puisi dapat meredakan emosi tinggi seseorang. Ia pun mengatakan bahwa ketika seseorang akan merasa jauh lebih berdamai ketika menuliskan pergolakan emosi di dalam batinnya ke atas kertas. Ketika Anda berdamai dengan diri sendiri, otomatis emosi yang bergejolak menjadi lebih tenang sehingga mampu berpikir lebih jernih.


Jadi, daripada Anda sibuk mengeluh dan meratapi permasalahan diri, lebih baik mencoba menuangkan perasaan tersebut dalam sebuah tulisan—atau setidaknya membaca puisi yang berkaitan dengan perasaan Anda. You will know, words are more powerful than you tought.

(Shilla Dipo, Images: Corbis)

You Might Also LIke