Stay in The know

Weight Loss

Jenis-Jenis Teh yang Terbukti Ampuh Membakar Kalori & Mengikis Lemak Tubuh

Jenis-Jenis Teh yang Terbukti Ampuh Membakar Kalori & Mengikis Lemak Tubuh

Dapatkan tubuh langsing dan sehat dengan rutin mengonsumsi beragam jenis teh berikut ini. 

Jika Anda gemar mengonsumsi teh setiap pagi sebaiknya lanjutkan kebiasaan baik tersebut. Teh tidak hanya teman yang tepat untuk menemani awal kerja Anda, tetapi juga menyimpan banyak manfaat, baik untuk kesehatan hingga membakar kalori dan mengikis lemak di dalam tubuh Anda. “Not only can certain brews fight off various diseases, select teas have also been shown to rev the metabolism, quell hunger, slash waist-widening stress and shrink fat cells,” lansir Eatthis.com.

Saat menyeduh secangkir teh, sebaiknya hindari campuran gula, susu, ataupun bahan lainnya agar khasiat dari minuman tersebut dapat bekerja aktif dan efektif di dalam tubuh. Menurut buku “The 7-Day Flat Belly Tea Cleanse” terdapat beberapa jenis teh yang ternyata sangat baik dikonsumsi para wanita yang ingin melakukan program diet seperti di bawah ini.  


Green Tea

Khasiat dari teh yang satu ini sudah diakui turun-temurun. Di dalam buku tersebut, teh hijau dikatakan dapat mempercapat pergerakan metabolisme dalam tubuh, sehingga proses pembakaran lemak akan bekerja lebih aktif. Untuk hasil yang maksimal, Anda juga harus rutin berolahraga agar jumlah lemak yang keluar semakin banyak. “In a recent 12-week study, participants who combined a daily habit of 4-5 cups of green tea each day with a 25-minute sweat session lost an average of two more pounds than the non tea-drinking exercisers.”


White Tea

White tea berasal dari daun muda tanaman Camellia yang hanya dikeringkan tanpa adanya proses pengolahan tambahan. Teh ini menghasilkan rasa yang lebih ringan dari teh lainnya. Manfaat teh ini dapat bekerja aktif membakar lemak, menunda napsu makan, mengurangi stres, dan sangat baik menangkal radiasi bebas dari sinar ultraviolet. “White tea prevent new fat cells from forming, but it also enhances the body’s ability to break down and utilize existing fat for energy. Chemicals in the tea appear to protect your skin from sun-induced stress, which can cause the cells to break down and age prematurely,” ungkap Elma Baron, MD, selaku penulis jurnal Nutrition and Metabolism.


Oolong Tea

Menurut Dr. Deepa Verma, selaku Family Medicine dan Integrative Holistic menjelaskan bahwa teh olong tidak hanya baik untuk melancarkan pencernaan, tetapi sangat baik menurunkan tingkat kolestrol dalam darah. “Oolong has been proven to reduce cholesterol, and can assist in fat burning, this helping protect against obesity,” ungkapnya.




Black Tea

Mengonsumsi teh hitam setiap hari akan membuat saluran pencernaan menjadi lebih lancar, sehingga masalah susah buang air besar atau sembelit tidak akan lagi Anda rasakan. Selain itu, black tea juga lebih cepat mengikis lemak jika dikonsumsi secara rutin. “Revealed that drinking 20 ounces of black tea daily causes the body to secrete five times more interferon, a key element of your body’s infection-protection arsenal. Just make sure to ditch the dairy,” tulis sebuah studi yang diitemukan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences.


Valerian Tea

Teh yang satu ini tidak hanya baik untuk kesehatan dan mengikis lemak, tetapi dapat dijadikan obat tidur bagi para penderita insomnia. Valerian tea, dapat membuat hormon dalam tubuh bekerja lebih stabil serta mampu menahan napsu makan Anda. “Sleep’s a big deal. Losing a mere hour of shut-eye over the course of three days is enough to negatively impact the body’s hunger and appetite-regulating hormone, ghrelin. Quality sleep, on the other hand, fuels the production of fat-burning hormones, making it a top priority if you’re trying to drop a few pounds,” kutip buku The 7-Day Flat Belly Tea Cleanse.


Rooibos Tea

Teh ini sering disebut sebagai teh merah dan paling banyak ditemukan di daerah Afrika Selatan. Teh ini juga dapat menghambat pembentukan sel-sel lemak. “In the plant inhibits adipogenesis–the formation of new fat cells–by as much as 22 percent. The chemicals also help aid fat metabolism,” seperti yang dikutip dalam Shape.com.


Bilberry Tea

Jurnal Molecular Nutrition & Food Research menjelaskan bahwa bilberry tea bekerja sama dengan obat-obatan herbal pada umumnya. Teh ini sangat baik mengobati peradangan dan rasa mual. “Consuming bilberries, may help reduce bloat-inducing inflammation. To come to these findings, researchers divided participants into two groups; one group was given a diet that included an equivalent of 1.5 cups of blueberries, while the other group followed a control diet that didn’t include the fruit. At the end of the experiment, the bilberry-eating group had significantly less inflammation than their counterparts who didn’t munch on the berry”.


Peppermint Tea

Dalam Journal of Neurological and Orthopedic Medicine menyebutkan bahwa peppermint tea sangat baik untuk melancarkan proses buang air besar, sehingga lemak tidak akan lama mengendap di dalam perut. “Peppermint tea, and sniff yourself skinny! While certain scents can trigger hunger (a trick Cinnabon figured out long ago), others can actually suppress your appetite. People who sniffed peppermint every two hours lost an average of five pounds a month”.

Yuk, rutin mengonsumsi teh—selain air mineral—untuk temukan manfaat baiknya!

(Elizabeth Puspa, Images: Berbagai Sumber)

You Might Also LIke